FiladelfiaNews.com
Belajar Jujur dari Gideon – Hakim-hakim 6:1–24
Ada satu pertanyaan yang sering kita simpan dalam hati…
tapi jarang kita ucapkan dengan jujur:
“Kalau Tuhan benar menyertai aku,
kenapa hidupku seperti ini?”
Masalah datang.
Tekanan tidak berhenti.
Doa terasa tidak dijawab.
Dan kita mulai bertanya—diam-diam:
“Tuhan, Engkau di mana?”
Ketika Tuhan datang kepada Gideon dan berkata,
“Tuhan menyertai engkau,”
Gideon tidak langsung percaya.
Ia justru menjawab dengan jujur:
“Kalau Tuhan menyertai kami,
kenapa semua ini terjadi?”
Ini bukan kurang iman.
Ini kejujuran.
Dan mungkin…
itu juga suara hati kita hari ini.
Kita sering terlihat “rohani” di luar.
Tetap datang ibadah.
Tetap berkata “Tuhan baik.”
Tapi di dalam hati?
Penuh tanda tanya.
Kita tidak berani jujur kepada Tuhan,
padahal Dia sudah tahu isi hati kita.
Yang menarik—Tuhan tidak marah kepada Gideon.
Tuhan tidak berkata,
“Jangan banyak tanya!”
Sebaliknya, Tuhan justru menjawab dengan cara yang tidak terduga:
“Pergilah… Aku mengutus engkau.”
Artinya:
jawaban Tuhan bukan sekadar penjelasan,
tetapi panggilan.
Sering kali kita ingin jawaban atas semua pertanyaan.
Tapi Tuhan justru mengajak kita masuk dalam proses.
Gideon bertanya:
“Kenapa ini terjadi?”
Tuhan menjawab:
“Sekarang, Aku mau pakai kamu.”
Dan seperti kita, Gideon pun ragu lagi:
“Aku ini siapa? Aku tidak mampu.”
Bukankah ini juga kita?
Saat Tuhan membuka jalan,
kita justru mundur.
Namun Tuhan tidak berubah:
“Aku akan menyertai engkau.”
Masalah hidup bukan bukti Tuhan meninggalkan kita.
Kadang justru itu tanda bahwa Tuhan sedang memanggil kita lebih dalam.
Mungkin hari ini kamu masih bertanya:
“Kenapa hidupku seperti ini?”
Jangan berhenti di situ.
Karena bisa jadi…
di balik pertanyaan itu, Tuhan sedang menyiapkan panggilan.
Tuhan tidak takut dengan pertanyaanmu—
Dia hanya ingin kamu tetap datang kepada-Nya.
(Ev. Kefas Hervin Devananda, S.H., S.Th., M.Pd.K.)







