Sukacita Keluarga Besar Pdt. Welly Massie: Matthew Massie Winoto Raih Gelar Sarjana di UMass Boston
Boston, Amerika Serikat – Di tengah berbagai tantangan dunia yang terus berubah, kabar sukacita datang dari keluarga besar Pdt. Welly Massie. Matthew Massie Winoto berhasil menuntaskan pendidikan Strata Satu (S1) dan resmi diwisuda oleh University of Massachusetts Boston (UMass Boston) pada 28 Mei 2026.
Pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan akademik, melainkan juga menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, disiplin, dan penyertaan Tuhan mampu membawa seseorang melangkah hingga ke garis pencapaian yang membanggakan.
Matthew menyelesaikan studinya pada bidang Marketing dan Supply Chain Management, sebuah disiplin ilmu yang memiliki peran penting dalam menghadapi dinamika ekonomi dan bisnis global. Keberhasilannya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga, khususnya bagi sang kakek, Pdt. Welly Massie, yang selama ini dikenal aktif dalam pelayanan, pembinaan rohani, dan doa bagi bangsa.
Bagi keluarga besar Massie, momen wisuda ini bukan hanya tentang menerima ijazah atau gelar akademik. Lebih dari itu, ini adalah perayaan atas proses panjang yang telah dilalui dengan kesabaran, pengorbanan, dan keyakinan bahwa Tuhan selalu menyediakan jalan bagi setiap anak-anak-Nya yang mau berusaha dan tetap setia.
“Keberhasilan sejati bukan hanya ketika seseorang berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi ketika ilmu yang dimiliki dapat menjadi berkat bagi sesama dan dipakai untuk memuliakan Tuhan,” ungkap keluarga dalam ungkapan syukur yang disampaikan usai prosesi kelulusan.
Di tengah persaingan global yang semakin ketat, generasi muda Indonesia diharapkan tidak hanya unggul dalam kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan nilai-nilai moral yang kuat. Sosok Matthew dinilai menjadi salah satu contoh bahwa pendidikan dan iman dapat berjalan beriringan dalam membentuk masa depan yang lebih baik.
Keluarga besar Pdt. Welly Massie juga menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya selama masa studi Matthew di Amerika Serikat. Mereka percaya bahwa keberhasilan ini merupakan awal dari perjalanan baru yang lebih besar, di mana talenta, pengetahuan, dan pengalaman yang diperoleh dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Kelulusan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap keberhasilan tidak lahir dalam semalam. Di balik toga yang dikenakan, terdapat doa yang dipanjatkan, perjuangan yang dijalani, air mata yang pernah jatuh, dan harapan yang terus dipelihara hingga akhirnya berubah menjadi kenyataan.
Dengan penuh rasa syukur, keluarga berharap agar Matthew Massie Winoto terus melangkah dengan rendah hati, menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan keluarga, serta menjadi pribadi yang mampu membawa terang di tengah dunia profesional yang akan dihadapinya.
Kelulusan dari UMass Boston bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan gerbang menuju tanggung jawab yang lebih besar. Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh gelar yang diraih, tetapi juga oleh seberapa besar ia mampu menjadi berkat bagi orang lain dan memuliakan Tuhan melalui setiap karya hidupnya.


