Jangan Beri Celah: Jagalah Pikiranmu dari Dosa

Spread the love
FiladelfiaNews.com

Sapaan Gembala – Pdt. Andy Markus
Rabu, 11 Maret 2026

“Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia.”
(Efesus 4:17 TB)

Firman Tuhan melalui Rasul Paulus memberikan sebuah peringatan yang sangat tegas kepada jemaat di Efesus. Paulus tidak sekadar memberi nasihat, tetapi menyampaikan peringatan serius yang dapat menentukan arah kehidupan rohani seseorang.

Paulus menggunakan dua kata penekanan, yaitu “kukatakan” dan “kutegaskan.” Hal ini menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan bukanlah peringatan biasa, melainkan sesuatu yang memiliki dampak besar bagi kehidupan iman.

Jangan Beri Celah

Dalam terjemahan Alkitab versi TSI, pesan ini menekankan pentingnya kewaspadaan. Sedikit saja celah yang dibiarkan terbuka dapat berakhir pada kegagalan besar, bahkan kekalahan rohani.

Yesus sendiri telah menunjukkan teladan kemenangan. Ia menghadapi berbagai pencobaan, ujian, bahkan penderitaan yang sangat berat hingga kematian di kayu salib, namun tetap menang atas kuasa dosa dan iblis.

Karena itu, para pengikut Kristus dipanggil untuk menjalani perjuangan yang sama: menang atas dosa.

Peperangan di Dalam Pikiran

Peperangan yang dialami orang percaya bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan dosa yang berusaha menguasai kehidupan manusia.

Dosa memiliki tempat yang sangat strategis, yaitu di dalam pikiran manusia. Ketika pikiran seseorang mulai dipengaruhi oleh dosa, maka dosa akan mengikat, membelenggu, dan akhirnya membinasakan.

Itulah sebabnya Paulus mengingatkan agar orang percaya tidak hidup seperti orang yang tidak mengenal Allah. Menurut Paulus, kehidupan tanpa pengenalan akan Allah menghasilkan pikiran yang sia-sia—pikiran yang kehilangan arah, kebenaran, dan tujuan.

Menjaga Hidup dalam Pengenalan akan Allah

Orang yang mengenal Allah akan menjaga pikirannya dengan firman, hidup dalam kewaspadaan rohani, dan tidak memberi celah bagi dosa untuk masuk.

Ketika pikiran dijaga dan diserahkan kepada Tuhan, kehidupan akan berjalan dalam terang kebenaran, bukan dalam kesia-siaan.

Kiranya setiap orang percaya belajar menjaga hidupnya dengan kewaspadaan, menutup setiap celah bagi dosa, dan terus hidup dalam pengenalan yang benar akan Allah.

Soli Deo Gloria.

About The Author

  • Related Posts

    STAY IN GOD – ALLAH ITU BAIK

    Spread the love

    Spread the loveFiladelfiaNews.com – Ada satu pujian yang begitu sederhana, namun sangat dalam maknanya: “Allah itu baik” (God is so good). Lagu ini sering kita nyanyikan di gereja, di rumah,…

    Kalau Tuhan Menyertai, Kenapa Hidup Begini?

    Spread the love

    Spread the loveFiladelfiaNews.com Belajar Jujur dari Gideon – Hakim-hakim 6:1–24 Ada satu pertanyaan yang sering kita simpan dalam hati… tapi jarang kita ucapkan dengan jujur: “Kalau Tuhan benar menyertai aku,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Filadelfia News

    Konsolidasi Menguat, Ricardo Palijama Dipercaya Pimpin PMMBR Jabar

    Konsolidasi Menguat, Ricardo Palijama Dipercaya Pimpin PMMBR Jabar

    Ibadah Gabungan Kaum Wanita GPIAI Filadelfia Berlangsung Penuh Hadirat Tuhan di Tonjong

    Ibadah Gabungan Kaum Wanita GPIAI Filadelfia Berlangsung Penuh Hadirat Tuhan di Tonjong

    STAY IN GOD – ALLAH ITU BAIK

    STAY IN GOD – ALLAH ITU BAIK

    6 Hari dari Harapan ke Dugaan Suap: SP3 Sebut Kasus Ketua Ombudsman Guncang Kepercayaan Publik!

    6 Hari dari Harapan ke Dugaan Suap: SP3 Sebut Kasus Ketua Ombudsman Guncang Kepercayaan Publik!

    Kalau Tuhan Menyertai, Kenapa Hidup Begini?

    Kalau Tuhan Menyertai, Kenapa Hidup Begini?

    Dr. Leo Fransisco: Pendidikan Iman Harus Berani Keluar dari Kelas dan Menyentuh Realitas

    Dr. Leo Fransisco: Pendidikan Iman Harus Berani Keluar dari Kelas dan Menyentuh Realitas