(Ibrani 10:10,14)
“Dan karena kehendak-Nya inilah kita telah dikuduskan satu kali untuk selama-lamanya oleh persembahan tubuh Yesus Kristus. Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.”
Alkitab berkali-kali menegaskan bahwa hanya kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang sanggup mendamaikan manusia dengan Allah.
Dalam Ibrani 10:4 ditegaskan:
“Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa.”
Korban hewan dalam Perjanjian Lama hanyalah bayangan dari korban yang sempurna. Semua korban itu harus dilakukan berulang-ulang karena tidak pernah benar-benar menyelesaikan dosa manusia.
Karena itu, manusia membutuhkan korban yang sempurna, sekali untuk selama-lamanya, yaitu korban dari Pribadi yang tidak berdosa.
Itulah sebabnya Yesus datang sebagai Anak Domba Allah seperti yang tertulis dalam Yohanes 1:29.
Ia menjadi manusia untuk mewakili manusia, hidup tanpa dosa sehingga layak menjadi korban, dan sebagai Allah, pengorbanan-Nya memiliki kuasa kekal untuk menebus setiap orang yang percaya kepada-Nya.
Hanya Kristus yang mampu menyelesaikan pekerjaan keselamatan itu.
Kita tidak lagi membutuhkan korban binatang, sebab Yesus telah menggenapinya sekali untuk selama-lamanya melalui pengorbanan-Nya di kayu salib.
Seribu ekor domba tidak mampu membersihkan satu hati manusia yang berdosa, tetapi satu korban Kristus sanggup menyelamatkan dan memulihkan banyak jiwa yang percaya kepada-Nya.
Apa Artinya Bagi Kita?
1. Tidak ada lagi korban lain yang perlu ditambahkan.
Korban Kristus sudah sempurna dan cukup untuk keselamatan manusia.
2. Keselamatan hanya diperoleh melalui iman kepada Yesus Kristus.
Bukan karena usaha manusia, tetapi karena kasih karunia Allah melalui pengorbanan Kristus.
3. Kita dipanggil untuk hidup dalam ucapan syukur dan penyembahan kepada Kristus.
Karena Dia telah menyerahkan diri-Nya demi menebus manusia berdosa.
Hanya Kristus, korban yang sempurna, yang sanggup menyelesaikan dosa manusia untuk selama-lamanya.
Tuhan Yesus memberkati.
Pdt Benyamin Lumondo STh Ketua PW PGLII Propinsi Jawa Barat


