Latihan fisik bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari kesiapan menghadapi tantangan nyata di lapangan.
Malang, 26 Maret 2026 — Sepintas, kegiatan lari gembira sejauh 10 kilometer yang dilakukan prajurit Brigif 18/Trisula Kostrad di Jabung, Malang, Rabu (25/03/2026), terlihat sebagai rutinitas olahraga biasa. Namun di balik itu, tersimpan tujuan yang jauh lebih besar.
Di lapangan tugas, prajurit tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga mampu bertahan dalam tekanan, menjaga fokus, dan tetap solid dalam tim. Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan lari bersama.
Seluruh prajurit, staf, serta personel Yonif 502 Kostrad mengikuti kegiatan ini dengan disiplin. Setiap langkah yang ditempuh mencerminkan latihan ketahanan, sekaligus membangun kebersamaan yang menjadi kekuatan utama dalam satuan.
Komandan Brigif 18/Trisula, Letkol Inf. Paulus Pandjaitan, S.H., M.PICT., menegaskan bahwa pembinaan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan mental dan jiwa korsa.
Menurutnya, kesiapan prajurit tidak dibentuk secara instan, melainkan melalui latihan yang konsisten dan terarah, seperti kegiatan lari bersama ini.
Usai kegiatan, pengarahan diberikan untuk memperkuat nilai-nilai dasar keprajuritan, termasuk disiplin, loyalitas, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Brigif 18 Kostrad dalam memastikan setiap prajurit siap menghadapi berbagai kondisi di lapangan. Sebab apa yang dilatih hari ini, akan menjadi bekal utama saat menjalankan tugas sesungguhnya.
(Penkostrad)
Jurnalis: Romo Kefas


