Filadelfianews.com – “Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah.”
1 Petrus 2:16
Untuk apa memiliki ilmu yang tinggi jika tidak membawa manfaat bagi sesama?
Untuk apa memiliki harta yang melimpah jika tidak menjadi berkat bagi orang lain?
Untuk apa memiliki jabatan yang tinggi jika hanya dipakai untuk menindas, korupsi, dan menyengsarakan banyak orang?
Untuk apa rajin beribadah dan hafal Kitab Suci jika hati tetap dipenuhi kebencian dan tidak memiliki belas kasihan?
Untuk apa diberi kuasa jika hanya digunakan untuk bertindak sewenang-wenang?
Untuk apa memiliki wajah tampan atau cantik jika hanya dipakai untuk menyesatkan dan mempermainkan orang lain?
Dan untuk apa kita diberi kehidupan, jika kita sendiri tidak memahami tujuan hidup kita?
Pertanyaan-pertanyaan ini mengingatkan kita bahwa hidup bukan sekadar tentang pencapaian duniawi.
Apakah hidup hanya untuk mencari popularitas?
Menjadi terkenal?
Mengejar kesenangan?
Mengumpulkan kekayaan?
Atau menjadi orang paling hebat di mata manusia?
Semua itu pada akhirnya hanyalah sementara.
Firman Tuhan berkata:
“Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.”
Yakobus 4:14b
Hidup yang tidak bermakna adalah hidup yang hanya berpusat pada kesenangan diri sendiri.
Hidup yang tidak berarti adalah hidup yang tidak memberi manfaat bagi orang lain.
Dan hidup yang sia-sia adalah hidup yang dijalani tanpa arah dan tujuan yang benar.
Makna hidup yang sesungguhnya adalah:
menyenangkan hati Tuhan.
Arti hidup yang sesungguhnya adalah:
menghasilkan buah kehidupan yang baik.
Dan tujuan hidup yang sejati adalah:
menjadi semakin serupa dengan Tuhan.
Karena itu, jangan hanya hidup untuk dunia yang sementara.
Hiduplah dengan nilai kekekalan.
“Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.”
Kolose 3:1–3
Selamat berkarya dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.
Abah Daniel
