DETIK-DETIK KEHIDUPAN
Waktu terus berjalan. Jarum jam tidak pernah berhenti berputar. Hari demi hari terus berlalu. Inilah hukum alam dan hakikat kehidupan.
Kaya atau miskin, tua atau muda, pria atau wanita, hina atau mulia, sehat atau sakit—tanpa terkecuali, semua berjalan bersama roda waktu. Seperti air yang menghanyutkan daun-daun kering, waktu membawa semuanya pergi dan tidak pernah kembali.
Karena itu, jangan mengeluh untuk melakukan kebaikan. Jangan berkata bahwa kita tidak punya waktu untuk berbuat baik. Sesibuk apa pun kita, waktu tetap berjalan. Sesulit apa pun kita berbuat baik, hari demi hari tetap akan berlalu.
Duduk bermalas-malasan di rumah, makan, tidur, dan berleha-leha pun tidak menghentikan waktu. Hari tetap berjalan.
“Orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga.”
Amsal 12:27
Berbuat baik atau tidak, kehidupan tetap harus dijalani.
Maka mengapa tidak memilih yang baik?
Mengapa tidak menjalani hidup ini dengan perbuatan yang bernilai?
Mengapa tidak mengisi setiap hari yang berlalu cepat ini dengan kebaikan dan doa?
Mengapa tidak mengembangkan kasih dan kearifan dalam setiap detik yang terus melaju?
WAKTU TIDAK PERNAH DAPAT DITAHAN.
ORANG BODOH MEMBIARKANNYA BERLALU.
ORANG BIJAK MEMANFAATKANNYA.
“Dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.”
Efesus 5:16
Selamat sejahtera, dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.
Abah Daniel


