FiladelfiaNews.com
(Refleksi Iman)
Kecelakaan bisa datang tanpa peringatan.
Dalam sekejap, hidup yang terasa stabil berubah menjadi penuh keterbatasan.
Di titik itu, kita sering merasa sendiri… lemah… bahkan kehilangan arah.
Namun justru di saat paling gelap itulah, kita mulai melihat satu kebenaran yang sering terlewat:
YHWH tidak pernah meninggalkan kita.
Awalnya hati dipenuhi kecewa.
Hari-hari terasa panjang dan berat.
Doa terasa seperti tidak dijawab.
Tetapi perlahan, dalam diam…
Elohim mengajar kita memahami:
ini bukan akhir—ini proses.
“Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu… rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan.”
(Yeremia 29:11)
Saat kita merasa tidak berguna, sesungguhnya Tuhan sedang bekerja paling dalam.
Membentuk karakter.
Melatih kesabaran.
Menumbuhkan iman yang tidak tergoyahkan.
“Elohim turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan…”
(Roma 8:28)
Proses itu tidak selalu nyaman.
Bahkan sering kali menyakitkan.
Namun tidak ada didikan tanpa tujuan.
“Tiap-tiap ganjaran… memang tidak mendatangkan sukacita, tetapi kemudian menghasilkan buah kebenaran…”
(Ibrani 12:11)
Dan di tengah semua itu—
Yeshua HaMasiah tidak pernah jauh.
Dia bukan hanya melihat penderitaanmu.
Dia berjalan bersamamu… langkah demi langkah.
“Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.”
(Ibrani 13:5)
Akhirnya kita mengerti:
Pemulihan bukan hanya tentang tubuh yang sembuh,
tetapi tentang hati yang kembali percaya.
Apa yang sempat mematahkan kita,
justru dipakai Tuhan untuk membentuk kita menjadi lebih kuat, lebih dalam, dan lebih dekat kepada-Nya.
Jika hari ini engkau sedang berada dalam masa pemulihan—
lelah, terbatas, atau penuh tanda tanya…
Ingatlah:
Tuhan belum selesai bekerja dalam hidupmu.
Apa yang terasa menyakitkan hari ini,
bisa menjadi bagian dari rencana indah-Nya esok hari.
Doa Singkat
Bapa YHWH, aku percaya Engkau tidak pernah meninggalkanku.
Di tengah proses yang tidak mudah ini, ajarku tetap berharap.
Bentuk aku seturut kehendak-Mu, dan pulihkan aku sepenuhnya.
Di dalam nama Yeshua HaMasiah, amin.
Penulis: (rt / rgy)
Editor: Tim Redaksi









