FiladelfiaNews.com
Memancing amarah seseorang itu mudah, namun meredam amarah itu sangat sukar.
Berbicara itu semudah mengajarkan, namun untuk melakukan adalah hal yang paling tersulit untuk diterapkan.
Jatuh pada dunia itu sangat mudah dan indah, namun memahami tujuan akhir hidup di dunia sangatlah panjang, sukar, dan penuh liku pada setiap proses jalannya. Mencari kesalahan orang lain itu mudah dan sangat bisa, namun mengukur kesalahan diri tampaknya lebih rumit.
Buatlah hidup kita ini seimbang, sehingga pergolakan batin tak sering terjadi. Bedakan antara yang kita lihat dan dengar dengan apa yang kita pikirkan untuk dikelola dalam hati.
Percayai bahwa naluri kita selalu berbicara tentang kebenaran sejati, sehingga akal sehat dari hati dan pikiran akan selalu seimbang demi menghasilkan buah kebaikan positif pada akhirnya.
Kurangi kata-kata yang bersifat mendendam dan perbanyak ucapan yang mengasihi.
Kurangi kata-kata yang mengejek, perbanyak kata-kata yang menghargai.
Kurangi kata-kata yang melemahkan, perbanyak kata-kata yang mendorong.
Kurangi perkataan yang menolak, perbanyak perkataan yang memperhatikan.
Kurangi kata-kata kritik, perbanyak perkataan yang membangun.
Kurangi kata-kata sia-sia, perbanyak kata-kata yang mendatangkan inspirasi dan sukacita.
Kurangi kata-kata yang kasar, perbanyak perkataan yang lemah lembut.
Berhati-hatilah, mulut itu berkuasa. Apa yang kita ucapkan sangat sering menentukan arah hidup kita. Apa saja yang kita ucapkan kepada orang lain dan kepada diri sendiri sangat berpengaruh terhadap kejadian-kejadian yang akan kita alami kemudian.
Sebab itu, apa yang kita ucapkan seringkali menentukan apa yang kemudian kita terima.
“Manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.” Yakobus 2:24
Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya. STAY in GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan illahi, jalan keluar illahi, penyelesaian illahi dan pelipatgandaan illahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Abah Daniel







