DOA DAN KUNJUNGAN BAGI YANG SAKIT
Kesaksian Pelayanan PS Alfeus kepada Meja Redaksi
BINTULU, SARAWAK — Pelayanan doa bagi orang sakit kembali dilakukan oleh PS Alfeus bersama beberapa rekan seiman setelah selesai mengikuti doa malam di Gereja Life Church.
Usai persekutuan malam, mereka melanjutkan perjalanan untuk melawat ke rumah seorang hamba Tuhan, PS Anti. Kedatangan mereka bertujuan untuk mendoakan istri PS Anti, Ibu Siti, yang sedang terbaring sakit di rumah.
Dalam suasana penuh kepedulian, mereka berkumpul di sekitar tempat tidur dan menaikkan doa bersama. PS Alfeus menegaskan bahwa pelayanan bagi orang sakit merupakan bagian dari panggilan iman.
“Kami percaya bagian kami adalah berdoa, dan bagian Tuhan adalah melakukan mukjizat kesembuhan ilahi,” tuturnya kepada Meja Redaksi.
Ia mengingat firman Tuhan dalam Matius 25:36:
“Ketika Aku sakit, kamu melawat Aku.”
Juga dalam Yakobus 5:16:
“Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”
Serta janji firman Tuhan dalam Markus 16:18:
“Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh.”
Doa dinaikkan dengan iman dan keyakinan bahwa Tuhan tetap bekerja hingga hari ini. Bagi PS Alfeus, kunjungan seperti ini bukan sekadar bentuk perhatian, tetapi juga pelayanan iman yang membawa pengharapan bagi mereka yang sedang lemah secara fisik.
“Kehadiran dan doa adalah bentuk kasih yang nyata,” ujarnya. “Ketika kita datang dan berdoa, kita percaya Tuhan sendiri yang bekerja.”
Pelayanan malam itu menjadi pengingat bahwa iman tidak berhenti pada kata-kata, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata: melawat, mendoakan, dan membawa pengharapan bagi yang sedang menderita.
Demikian kesaksian pelayanan PS Alfeus.


