BUANGLAH MASA LALU YANG MEMBUAT KITA TIDAK MAKSIMAL
“Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.”
Filipi 3:13
Tidak sedikit orang yang secara fisik hidup di masa sekarang, tetapi hati dan pikirannya masih terikat pada masa lalu.
Ada yang masih terluka karena kegagalan, penghinaan, penolakan, dan kesedihan yang pernah dialami.
Ada pula yang terus hidup dalam kenangan indah masa lalu sehingga sulit menerima kenyataan hidup hari ini.
Akibatnya, banyak orang tidak mampu menjalani hidup secara maksimal, karena langkahnya tertahan oleh bayang-bayang yang sudah berlalu.
Padahal hidup tidak pernah berjalan mundur.
Masa lalu, baik yang manis maupun yang pahit, tetaplah sebuah bagian yang sudah selesai dijalani.
Ia boleh menjadi pelajaran, tetapi jangan sampai menjadi penjara.
Sungguh melelahkan hidup dalam “penjara masa lalu”.
Semakin kita menggenggamnya, semakin sulit kita melangkah maju.
Orang bijak berkata:
“Kemarin adalah kenangan, hari ini adalah kenyataan.”
Karena itu, jangan sia-siakan hari ini hanya karena terus menangisi masa lalu yang tidak dapat diubah lagi.
Belajarlah dari masa lalu, tetapi jangan tinggal di dalamnya.
Hidupilah hari ini dengan iman, pengharapan, dan semangat yang baru.
Percayalah bahwa kehidupan memang penuh warna—kadang bahagia, kadang menyakitkan—namun ada satu hal yang tidak pernah berubah:
kesetiaan Tuhan.
Kasih Tuhan tidak pernah berhenti.
Janji-Nya tidak pernah gagal.
Dan pemeliharaan-Nya selalu cukup bagi kita.
Seberat apa pun pergumulan yang pernah kita alami, Tuhan tidak pernah membiarkan semuanya terjadi tanpa tujuan.
Apa yang Tuhan izinkan terjadi seringkali justru dipakai untuk membentuk kita menjadi pribadi yang lebih kuat, lebih dewasa, dan lebih dekat kepada-Nya.
“Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya…”
II Petrus 3:9a
Karena itu:
- lepaskan luka lama
- lepaskan penyesalan
- lepaskan kepahitan
- lepaskan kegagalan masa lalu
Tataplah ke depan.
Masih ada masa depan yang Tuhan siapkan.
Masih ada harapan baru.
Masih ada kemenangan yang menanti.
Kesusahan masa lalu tidak akan menggoyahkan kita, sebab kasih dan pemeliharaan Tuhan selalu memberi kekuatan dan pengharapan baru bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.
“Kasih setia-Mu, ya Tuhan, kiranya menyertai kami, seperti kami berharap kepada-Mu.”
Mazmur 33:22
Selamat beraktivitas di akhir pekan dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.
Abah Daniel


