PIKIRAN POSITIF
Kasih dan berkat Tuhan selalu ada dalam hidup kita. Namun seringkali kita tidak menyadarinya. Kesehatan, makanan, keselamatan, pekerjaan, bahkan hal-hal kecil di sekitar kita kerap kita abaikan dan anggap sebagai sesuatu yang biasa.
Karena itu, belajarlah untuk mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan.
Bersyukur bukan hanya ketika kita menerima hal-hal yang kita inginkan, tetapi juga ketika menghadapi hal-hal yang tidak kita duga. Dalam setiap keadaan, selalu ada alasan untuk tetap bersyukur.
Orang-orang hebat adalah mereka yang memiliki sikap mental positif dan komitmen yang kuat. Di tengah krisis sekalipun, mereka mampu melihat peluang. Bagi mereka, krisis bukan akhir, melainkan batu loncatan untuk melangkah lebih maju.
Oleh karena itu, apa pun yang terjadi, tetaplah berpikir positif dan teruslah bersyukur.
Jika orang lain:
- menertawakan dan mengkritik kita, berterima kasihlah, karena melalui mereka kita belajar introspeksi diri;
- tidak mengasihi dan tidak memperdulikan kita, berterima kasihlah, karena melalui mereka kita belajar arti kasih yang sejati;
- menyakiti perasaan kita, berterima kasihlah, karena melalui mereka kita belajar memahami perasaan orang lain;
- meninggalkan kita, berterima kasihlah, karena melalui mereka kita belajar menemukan jati diri;
- meragukan kemampuan kita, berterima kasihlah, karena melalui mereka kita terdorong untuk berpikir lebih keras, bekerja lebih giat, dan mengeluarkan kemampuan terbaik kita.
“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”
Kolose 3:17
Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.
Abah Daniel


