Yonavia Turun ke Kampung, Dorong Pemuda Balok Asa Bangkit Lewat Olahraga dan Ekonomi
KUTAI BARAT, filadelfianews.com — Kehadiran anggota DPRD Kalimantan Timur, Yonavia, di Kampung Balok Asa, Kabupaten Kutai Barat, menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Sabtu (28/3), Yonavia tampil membawa gagasan besar: membangkitkan generasi muda melalui pembinaan karakter dan kemandirian ekonomi.
Di hadapan puluhan warga yang hadir, Yonavia menegaskan bahwa pemuda tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah. Menurutnya, generasi muda adalah fondasi masa depan daerah yang harus dipersiapkan sejak sekarang.
“Kalau pemuda kita kuat, maka masa depan daerah juga akan kuat. Mereka harus punya ruang untuk bertumbuh dan berkembang,” ujarnya.

Sebagai langkah nyata, Yonavia mengungkapkan rencana lanjutan program olahraga “Kubar Bejagur Season 5” yang akan kembali digelar. Program ini dinilai bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk disiplin, solidaritas, dan semangat juang pemuda.
Tak berhenti di situ, Yonavia juga menyiapkan agenda roadshow ke berbagai kecamatan di Kutai Barat. Tujuannya untuk menjangkau lebih banyak pemuda dan memastikan pembinaan berjalan merata hingga ke pelosok.
Namun, fokus Yonavia tidak hanya pada olahraga. Ia juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi bagi generasi muda. Menurutnya, pemuda harus mulai diberdayakan melalui pelatihan keterampilan dan pengembangan usaha berbasis potensi lokal.
“Kita ingin pemuda tidak hanya aktif, tapi juga produktif. Mereka harus bisa menciptakan peluang, bukan hanya menunggu kesempatan,” tegasnya.
Ia melihat banyak potensi yang belum dimanfaatkan secara optimal, mulai dari lahan kosong hingga limbah yang bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi. Hal ini, menurutnya, bisa menjadi pintu masuk bagi pengembangan UMKM di tingkat kampung.
Dalam kesempatan tersebut, Yonavia juga menyinggung peran DPRD dalam mengawasi program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Ia menegaskan bahwa DPRD Kaltim akan mendorong pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk memastikan dana CSR benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“CSR harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Kita tidak ingin hanya bagus di laporan, tapi tidak berdampak di lapangan,” ujarnya dengan tegas.
Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di daerah harus turut berkontribusi dalam pembangunan jangka panjang, termasuk dalam pendidikan dan pemberdayaan pemuda lokal.
Kehadiran Yonavia pun mendapat sambutan positif dari masyarakat. Tokoh masyarakat Sahadi menilai langkah tersebut sebagai bentuk perhatian nyata terhadap masa depan generasi muda.
“Ini yang kami harapkan, ada perhatian langsung dan program yang jelas untuk pemuda,” ujarnya.
Sementara itu, Petinggi Kampung Balok Asa Asa Susanto berharap kolaborasi antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin untuk mendorong kemajuan kampung.

Dengan komitmen yang ditunjukkan, Yonavia tidak hanya hadir sebagai wakil rakyat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan yang ingin memastikan pemuda di pelosok daerah tidak tertinggal dalam membangun masa depan.
Jurnalis: Melki Malis
Editor: Tim Redaksi


