Di Saat Air Sulit Didapat, TNI Jadi Andalan Warga Perbatasan
Jakarta, 27 Maret 2026
Ketika sumber air bersih sulit dijangkau, warga perbatasan harus berjuang memenuhi kebutuhan paling dasar dalam hidup mereka.
Situasi itu terjadi di Desa Fatumuti, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Namun pada Kamis (26/03/2026), kondisi tersebut mulai teratasi setelah Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Barat Yonarhanud 2 Kostrad melalui Pos Perwakilan turun langsung menyalurkan air bersih.
Dengan memanfaatkan truk tangki, prajurit TNI menyisir wilayah permukiman untuk memastikan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat.
Warga pun menyambut dengan antusias. Jeriken dan ember dibawa, antrean pun terbentuk dengan tertib—menandakan betapa pentingnya bantuan tersebut.
Air yang dibagikan menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan yang selama ini dihadapi warga.
Danpos Perwakilan, Serma Syafrudin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami berusaha hadir membantu masyarakat ketika mereka mengalami kesulitan, terutama untuk kebutuhan utama seperti air bersih,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa kehadiran TNI di wilayah perbatasan tidak hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berperan dalam membantu kehidupan masyarakat sehari-hari.
Di tengah kondisi yang serba terbatas, langkah sederhana seperti ini membawa dampak yang besar.
Karena di perbatasan, air bukan hanya kebutuhan—tetapi penentu keberlangsungan hidup.


