Mamasa – Di tengah perjalanan hidup yang penuh proses, Tuhan seringkali bekerja melalui cara yang sederhana namun penuh makna.
Kali ini, kabar itu datang dari Paken.
Seorang putra daerah, Tonglo, berhasil menembus 3 besar seleksi terbuka Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Mamasa.
Bagi banyak orang, ini mungkin sekadar pencapaian.
Namun bagi yang melihat dengan iman, ini adalah tanda bahwa Tuhan sedang membuka jalan.
Tidak sedikit masyarakat yang mulai melihat perjalanan ini sebagai bagian dari rencana yang lebih besar—bahwa ketika seseorang dipersiapkan dengan kesetiaan, kerja keras, dan kerendahan hati, Tuhan akan meninggikan pada waktunya.
Seperti tertulis dalam firman Tuhan, “Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.” (Yakobus 4:10)
Tonglo dinilai bukan hanya memiliki kemampuan, tetapi juga memahami pergumulan masyarakat. Ia hadir bukan sekadar sebagai kandidat, melainkan sebagai pribadi yang lahir dan dibentuk dari realitas kehidupan Mamasa itu sendiri.
Dukungan pun mengalir, salah satunya dari Nimbrod Rungga, tokoh nasional sekaligus putra daerah Paken.
“Kita percaya setiap proses ada dalam rencana Tuhan. Ketika seseorang dipanggil untuk melayani, maka Tuhan juga memperlengkapi. Tonglo adalah sosok yang memiliki kapasitas dan hati untuk melayani,” ungkapnya.
Dalam perspektif iman, jabatan bukanlah tujuan utama, melainkan alat untuk melayani dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Karena itu, proses seleksi ini bukan hanya tentang siapa yang terpilih, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan integritas tetap dijunjung tinggi.
Masyarakat Mamasa kini menantikan hasil akhir dengan doa dan harapan.
Bukan hanya berharap pada kemampuan manusia, tetapi juga percaya bahwa Tuhan akan menuntun setiap keputusan.
Sebab pada akhirnya, kepemimpinan yang sejati bukan hanya soal posisi—
melainkan tentang hati yang mau dipakai Tuhan untuk melayani sesama.
Dan jika ini adalah bagian dari rencana-Nya, maka dari Paken, Tuhan sedang mempersiapkan sesuatu yang besar bagi Mamasa.
Sumber: Nimbrod Rungga
Jurnalis: Romo Kefas


