Filadelfianews.com – Jika kita termasuk orang yang senang membantu orang lain, mungkin kita pernah bertanya:
mengapa membantu seseorang untuk berubah menjadi lebih baik, lebih sehat secara mental, lebih bahagia, dan lebih sukses, ternyata tidak semudah yang dibayangkan?
Bahkan ketika kita berfokus membenahi diri sendiri, pertanyaan yang sama muncul:
mengapa begitu sulit mengubah sikap, pola pikir, dan kebiasaan hidup kita?
Pada akhirnya kita menyadari satu hal:
perubahan itu tidak mudah.
Ia membutuhkan proses, perjuangan, dan ketekunan.
Tidak semudah yang sering digambarkan dalam buku, motivasi, atau kisah sukses.
Salah satu prinsip penting dalam kehidupan menyatakan bahwa:
apa yang paling dominan dalam pikiran kita—disadari atau tidak—akan terus kita tarik hadir dalam hidup kita.
Apa yang kita pikirkan berulang-ulang, itulah yang membentuk realitas kita.
Pepatah lama mengatakan:
“Burung yang bulunya sama akan terbang bersama.”
Artinya, sikap, perkataan, dan tindakan kita adalah cerminan dari iman kita.
Dan apa yang kita imani, itulah yang akan nyata dalam kehidupan kita.
Jika hati kita dipenuhi tekanan, ketakutan, dan emosi negatif,
maka akan sulit bagi kita untuk menarik kebahagiaan, keberhasilan, dan kelimpahan.
Sebaliknya, jika kita mulai membangun pikiran yang positif dan hati yang penuh syukur,
maka perlahan hidup kita akan bergerak ke arah yang lebih baik.
Kuncinya sederhana, namun sering dilupakan:
Bersyukur terlebih dahulu, baru melihat perubahan.
Bukan menunggu semuanya baik baru bersyukur.
Saat kita mampu mensyukuri apa yang kita miliki hari ini,
di situlah pintu perubahan mulai terbuka.
“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”
Kolose 3:17
Selamat memasuki bulan Mei dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.
Abah Daniel








