MAKNA HIDUP

Spread the love

Filadelfianews.com – Sering kali, usia 40 tahun dijadikan tolok ukur keberhasilan seseorang. Pada fase inilah banyak orang mulai menilai: apakah hidupnya sudah bisa disebut sukses atau belum.

Dalam buku Half Time, memberikan sebuah perspektif yang membuka mata, khususnya bagi mereka yang memasuki usia paruh baya. Secara duniawi, Bob adalah sosok yang sangat sukses.

Ia menjabat sebagai CEO perusahaan TV kabel, memiliki pernikahan yang harmonis, serta dikaruniai anak-anak yang luar biasa. Hampir semua yang diimpikan banyak orang telah ia miliki.

Namun di balik semua itu, ada kegelisahan yang tidak bisa ia jelaskan.
Ada sesuatu yang terasa kurang.

Kegelisahan itu membawanya pada perjalanan batin bersama Tuhan. Dalam proses itulah ia menemukan satu hal penting yang selama ini belum ia miliki—kehidupan yang bermakna.

Lalu, apakah sebenarnya kehidupan yang bermakna itu?

Hidup yang bermakna bukan hanya tentang kesuksesan pribadi.
Bukan sekadar pencapaian, jabatan, atau kekayaan.

Hidup yang bermakna adalah hidup yang berarti bagi orang lain.

Keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari apa yang kita capai, tetapi dari seberapa besar hidup kita memberi dampak bagi sesama.

Sejak awal, Tuhan menciptakan manusia dengan kebutuhan untuk berbagi dan memberi. Jika kebutuhan ini diabaikan, maka akan muncul kekosongan dalam hati—kegelisahan yang tidak bisa diisi oleh materi atau pencapaian apa pun.

Perhatikan tokoh-tokoh dunia seperti dan . Setelah mencapai puncak kesuksesan, mereka justru mengalihkan fokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Mereka menyadari bahwa memberi jauh lebih bermakna daripada sekadar memiliki.

Lalu bagaimana dengan kita?

Sudahkah kita mengevaluasi hidup kita?
Apakah kita hanya mengejar kesuksesan, atau juga membangun kehidupan yang bermakna?

Jangan hanya menjadi orang sukses.
Jadilah orang sukses yang memberi arti.

Karena hidup kita akan benar-benar bermakna ketika kita bersedia berbagi hidup dengan sesama.

“Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”
Yohanes 13:35

Selamat beraktivitas dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.

Abah Daniel

About The Author

  • Related Posts

    DI TANGAN YANG TEPAT, SEMUA MENJADI BAIK

    Spread the love

    Spread the loveDI TANGAN YANG TEPAT, SEMUA MENJADI BAIK Filadelfianews.com – Cobalah potong sebatang tebu menjadi kecil-kecil, lalu kunyahlah. Pada awalnya, rasa manis, segar, dan nikmat memenuhi mulut kita. Namun,…

    KETANGGUHAN

    Spread the love

    Spread the loveFiladelfiaNews.com Kata “tangguh” atau dalam bahasa Inggris tough berarti kuat, kokoh, dan berintegritas. Dalam kehidupan, ketangguhan dan sikap pantang menyerah adalah kunci yang sangat penting untuk bertahan dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Filadelfia News

    Menjaga Hati: Mata Air Kehidupan

    Menjaga Hati: Mata Air Kehidupan

    Ketika Rasa Aman Dikhianati: Wajah Buram Pengasuhan yang Diperdagangkan

    Ketika Rasa Aman Dikhianati: Wajah Buram Pengasuhan yang Diperdagangkan

    Lilin Diduga Jadi Pemicu, Kebakaran Tengah Malam Ludeskan Rumah dan Gereja di Mahalona

    Lilin Diduga Jadi Pemicu, Kebakaran Tengah Malam Ludeskan Rumah dan Gereja di Mahalona

    Rakernas I GBN di IKN Tegaskan Transformasi Tata Kelola dan Peran Gereja dalam Pembangunan Nasional

    Rakernas I GBN di IKN Tegaskan Transformasi Tata Kelola dan Peran Gereja dalam Pembangunan Nasional

    DI TANGAN YANG TEPAT, SEMUA MENJADI BAIK

    DI TANGAN YANG TEPAT, SEMUA MENJADI BAIK

    Kunjungan Presiden ke RSUD Bekasi Hadirkan Ketenangan di Tengah Pemulihan Korban KA

    Kunjungan Presiden ke RSUD Bekasi Hadirkan Ketenangan di Tengah Pemulihan Korban KA