PANITIA MUBES GPdI 2027 RESMI DILANTIK, PROF. ANDRE YOSUA MANULANG DIPERCAYA MENDAMPINGI PERSIAPAN MENUJU AGENDA BESAR GPdI
Surabaya – Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tahun 2026 yang berlangsung di Surabaya menorehkan satu langkah penting bagi perjalanan organisasi dan pelayanan GPdI ke depan. Pada acara penutupan yang berlangsung penuh sukacita dan nuansa persaudaraan, Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Pdt. Dr. Johnny W. Weol, M.M., M.Th., secara resmi melantik Panitia Musyawarah Besar (Mubes) GPdI Tahun 2027.
Pelantikan tersebut menjadi penanda dimulainya tahapan persiapan menuju Mubes GPdI 2027, forum tertinggi organisasi yang akan menentukan arah pelayanan, penguatan kelembagaan, serta berbagai kebijakan strategis bagi GPdI di Indonesia dan berbagai negara tempat pelayanan GPdI berkembang.
Prosesi pelantikan disaksikan oleh seluruh peserta Mukernas yang terdiri dari jajaran Majelis Pusat, Ketua Majelis Daerah, Pengurus Harian Daerah, pimpinan departemen, badan dan komisi pusat, pimpinan sekolah teologi, sekolah Alkitab, serta para utusan pelayanan dari berbagai wilayah Indonesia maupun luar negeri.
Dalam arahannya, Pdt. Dr. Johnny W. Weol menegaskan bahwa keberhasilan sebuah Mubes tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaannya, tetapi juga oleh kualitas persiapan yang dilakukan jauh hari sebelumnya.
“Mubes adalah momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan pelayanan, memperkuat persatuan tubuh Kristus, dan merumuskan langkah-langkah pelayanan yang relevan dengan tantangan zaman. Karena itu, seluruh panitia harus bekerja dengan semangat melayani, integritas, transparansi, dan takut akan Tuhan,” tegas Ketua Umum MP-GPdI.
Adapun susunan panitia yang dipercayakan untuk mempersiapkan Mubes GPdI 2027 terdiri dari:
• Pdt. Telni Onobala
• Pdt. Hessy Mandey
• Pdt. Kurniawan
• Ibu Lidya
• Pdt. Jessi Tololiu
• Pdt. Ester
• Pdt. Hesel Mandey
• Pdt. John Tiwa
• Pdt. Meidi Saerang
Menariknya, dalam menjalankan tugas tersebut, kepanitiaan akan mendapat pendampingan langsung dari Staf Khusus Majelis Pusat GPdI, Pdt. Muda Prof. Andre Yosua Manulang, Ph.D, yang dikenal aktif dalam pengembangan sumber daya pelayanan, pendidikan teologi, serta penguatan tata kelola organisasi gerejawi.
Kehadiran Prof. Andre Yosua Manulang bersama Pdt. Meidi Saerang diharapkan dapat memberikan penguatan dalam aspek koordinasi, perencanaan strategis, pendampingan teknis, serta memastikan setiap tahapan persiapan berjalan efektif dan terukur menuju penyelenggaraan Mubes 2027.
Usai pembacaan nama-nama panitia, seluruh yang dilantik berdiri menerima doa peneguhan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum MP-GPdI. Doa tersebut menjadi ungkapan penyerahan diri kepada Tuhan agar setiap anggota panitia diberikan hikmat, kesehatan, kesatuan hati, dan kemampuan untuk menjalankan amanat pelayanan yang telah dipercayakan.
Bagi GPdI, Mubes bukan sekadar agenda administratif organisasi, melainkan peristiwa rohani yang memiliki makna strategis bagi kesinambungan pelayanan gereja. Melalui forum tersebut, berbagai evaluasi, pembaruan program, penguatan kepemimpinan, serta langkah-langkah penginjilan akan dirumuskan untuk menjawab kebutuhan pelayanan masa kini dan masa depan.
Dengan telah terbentuknya Panitia Mubes GPdI 2027, keluarga besar GPdI kini memasuki babak baru persiapan menuju forum besar yang diharapkan menjadi momentum kebangkitan pelayanan, penguatan persatuan, peningkatan kualitas pelayan Tuhan, dan percepatan pelaksanaan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.
Penutupan Mukernas GPdI 2026 pun berlangsung dalam suasana penuh syukur. Berbagai keputusan yang dihasilkan selama persidangan diharapkan menjadi fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan dan kemajuan GPdI, sehingga semakin berdampak bagi gereja, bangsa, dan dunia.
Jurnalis: Romo Kefas


