TMMD 2026 Dimulai, Bekasi Dorong Pembangunan Kolaboratif Tepat Sasaran

Spread the love

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi bersama TNI resmi memulai program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan pembangunan berbasis kolaborasi.

Kegiatan pembukaan dipusatkan di wilayah Jatisampurna dan menjadi simbol dimulainya rangkaian program yang menggabungkan pembangunan fisik dan sosial dalam satu pendekatan terpadu.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menitikberatkan pada dampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, program ini menjadi ruang nyata bagi praktik gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan warga. Ia menilai bahwa keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh keterlibatan aktif seluruh pihak, bukan hanya oleh pemerintah semata.

Pelaksanaan TMMD kali ini difokuskan di Kelurahan Jatirangga, dengan prioritas pada perbaikan jalan lingkungan serta peningkatan fasilitas umum yang selama ini menjadi kebutuhan warga.

Selain pembangunan fisik, kegiatan non-fisik juga menjadi bagian penting dalam program ini. Penyuluhan, pelayanan kesehatan, serta edukasi masyarakat dilakukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di tingkat lokal.

Pendekatan ini dinilai penting agar pembangunan tidak hanya terlihat secara kasat mata, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang terhadap kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam memastikan bahwa seluruh program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan setelah kegiatan TMMD selesai. Koordinasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan hasil pembangunan.

Melalui TMMD, Pemerintah Kota Bekasi berupaya memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat pada kawasan tertentu, tetapi menjangkau wilayah yang membutuhkan dengan pendekatan yang lebih inklusif.

Program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pembangunan efektif tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.


Romo Kefas
Editor Tim Redaksi

About The Author

  • Related Posts

    Lonjakan Indeks Toleransi, Bekasi Didorong Jadi Model Harmoni Perkotaan

    Spread the love

    Spread the loveJAKARTA — Kota Bekasi mencatat peningkatan dalam Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2025 dengan menempati posisi kelima secara nasional. Capaian ini menunjukkan tren positif dalam upaya menjaga kehidupan…

    Bekasi Reposisi Program Sosial, “Selasa Bahagia” Jadi Wajah Baru Gerakan Berbagi

    Spread the love

    Spread the loveKOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi melakukan penyesuaian pola pelaksanaan program sosial berbagi kepada masyarakat dengan memperkenalkan “Selasa Bahagia” sebagai pengganti kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan setiap Jumat. Kebijakan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Filadelfia News

    Bukan Sekadar Menunjuk Jalan—Kristus Adalah Jalan Itu Sendiri

    Bukan Sekadar Menunjuk Jalan—Kristus Adalah Jalan Itu Sendiri

    BELAJAR MENGAKUI SALAH

    BELAJAR MENGAKUI SALAH

    Paradoks Teologi dan Mujizat

    Paradoks Teologi dan Mujizat

    TMMD 2026 Dimulai, Bekasi Dorong Pembangunan Kolaboratif Tepat Sasaran

    TMMD 2026 Dimulai, Bekasi Dorong Pembangunan Kolaboratif Tepat Sasaran

    Lonjakan Indeks Toleransi, Bekasi Didorong Jadi Model Harmoni Perkotaan

    Lonjakan Indeks Toleransi, Bekasi Didorong Jadi Model Harmoni Perkotaan

    Tuhan Tidak Terlambat—Kita yang Terburu Menyimpulkan

    Tuhan Tidak Terlambat—Kita yang Terburu Menyimpulkan