Filadelfianews.com – “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.” Titus 2:11-14
Pada tahun 1700-an, John Newton pergi berlayar bersama ayahnya dengan sebuah kapal dagang. Tak lama setelah ayahnya pensiun, Newton terpaksa bekerja di sebuah kapal perang. Akan tetapi karena menghadapi kondisi yang tak tertahankan, ia pun melarikan diri, kemudian memohon agar dipindahkan ke sebuah kapal budak yang akan segera berlayar ke Afrika.
Kemudian Newton tanpa perasaan melakukan perdagangan manusia, akhirnya ia menjadi kapten kapal budaknya sendiri. Akan tetapi pada tanggal 10 Mei 1748, hidupnya mengalami perubahan untuk selamanya. Kapalnya mengalami badai yang hebat dan menakutkan.
Ketika kapal itu hampir tenggelam, Newton berteriak keras-keras, “Tuhan, kasihanilah kami!” Pada malam itu di kabinnya, ia mulai merenungkan belas kasih Tuhan.
Melalui iman akan pengorbanan Kristus untuknya, John Newton dapat mengalami kasih karunia Tuhan yang luar biasa secara pribadi. Akhirnya ia pun meninggalkan bisnis perdagangan budak dan memasuki pelayanan kristiani.
Meskipun ia menjadi seorang pengkhotbah Injil, ia kemudian justru lebih dikenang karena kidung pujiannya yang disukai begitu banyak orang, yaitu lagu Amazing Grace. Lagu ini merupakan kesaksian menakjubkan dari pengalamannya sendiri.
Roh Tuhan menunjukkan dosa kita dan memberi kita kuasa untuk melepaskannya. Apabila kita menerima Kristus sebagai Juruselamat, maka Dia melakukan bagi kita hal-hal yang tidak dapat kita lakukan dengan kekuatan sendiri, itulah kasih karunia yang luar biasa.
TUHAN YESUS JUGA MENYATAKAN KASIH KARUNIA KEPADA MEREKA YANG TIDAK PANTAS MENERIMANYA.
“Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karunia-Nya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam Kristus Yesus sebelum permulaan zaman dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak dapat binasa.” 2 Timotius 1:9-10
Selamat memasuki bulan April dan menyambut Jumat Agung, dalam perkenan-Nya. STAY in GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias. Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan illahi, jalan keluar illahi, penyelesaian illahi dan pelipatgandaan illahi di seluruh area kehidupan kita dinyatakan.
Abah Daniel


