JADI ORANG BENAR
“Sesungguhnya, berbahagialah manusia yang ditegur Allah; sebab itu janganlah engkau menolak didikan Yang Mahakuasa.”
Ayub 5:17
Konflik dalam kehidupan seringkali bukan hanya terjadi karena ada pihak yang salah atau benar.
Banyak persoalan justru muncul karena ada orang yang selalu merasa dirinya paling benar.
Sikap seperti ini bukan hanya memperkeruh keadaan, tetapi juga sering menjadi sumber utama dari masalah itu sendiri.
Lalu, apa bedanya orang benar dengan orang yang merasa paling benar?
Orang benar:
- Tidak merasa dirinya paling benar
- Mau menyadari dan mengakui kesalahan
- Suka melakukan introspeksi diri
- Rendah hati
- Lemah lembut dalam sikap
- Mau menerima masukan dan kritik, bahkan dari orang yang lebih muda
- Menjaga perkataan dan perilakunya
- Berbicara dengan hati-hati dan penuh pertimbangan
Orang benar tidak takut dikoreksi, karena ia sadar bahwa dirinya masih terus belajar dan bertumbuh.
Sedangkan orang yang merasa paling benar:
- Selalu menganggap dirinya paling benar
- Sulit mengakui kesalahan
- Tidak mau introspeksi diri
- Tinggi hati dan keras kepala
- Sulit menerima nasihat, kritik, dan pendapat orang lain
- Berbicara dan bertindak semaunya sendiri tanpa memikirkan perasaan orang lain
Orang seperti ini sering merasa paling bijak, paling pandai, dan paling rohani.
Namun justru karena kesombongannya, ia sulit bertumbuh.
Karena itu, orang benar biasanya dihormati dan disukai banyak orang.
Sedangkan orang yang merasa paling benar sering hanya disanjung oleh orang-orang yang memiliki kepentingan tertentu.
Ketika suatu saat ia terbukti salah, rasa malu itu akan jauh lebih besar karena selama ini ia terlalu meninggikan dirinya sendiri.
Sebab itu, janganlah hidup dengan sikap merasa paling benar.
Belajarlah menjadi pribadi yang rendah hati—mau mendengar kritik, menerima nasihat, dan terbuka terhadap pandangan orang lain.
Karena justru kerendahan hati untuk mendengarlah yang membuat seseorang semakin dewasa dan bertumbuh menjadi lebih baik.
Jadilah orang benar, bukan orang yang merasa paling benar.
“Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan Tuhan, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.”
Amsal 28:14
Selamat sejahtera dalam perkenan-Nya.
STAY IN GOD. Jaga kesehatan, tetap semangat dan antusias.
Kiranya Tuhan Yesus melimpahkan rahmat-Nya sehingga terobosan ilahi, jalan keluar ilahi, penyelesaian ilahi dan pelipatgandaan ilahi dinyatakan dalam seluruh area kehidupan kita.
Abah Daniel
