Kolaborasi Lintas Sektor Warnai Aksi Lingkungan di Bantaran Kali Bekasi

Spread the love

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi memanfaatkan momentum peringatan hari jadi ke-29 untuk mendorong aksi nyata kepedulian lingkungan melalui kegiatan susur sungai, pembersihan Kali Bekasi, serta penanaman pohon di kawasan bantaran.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Delta Pekayon ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bekasi, . Agenda tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diarahkan sebagai langkah konkret membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat perkotaan.

Sejumlah unsur turut terlibat dalam kegiatan ini, mulai dari DPRD Kota Bekasi, unsur TNI, kepolisian, hingga jajaran perangkat daerah. Partisipasi juga datang dari komunitas lingkungan seperti Pasukan Katak dan pegiat Sungai Cileungsi-Cikeas, yang selama ini aktif dalam advokasi pelestarian sungai.

Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan, khususnya ekosistem sungai yang memiliki fungsi vital bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini harus dimaknai lebih dari sekadar rangkaian perayaan ulang tahun kota. Ia mendorong agar kegiatan serupa menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan yang melibatkan masyarakat secara aktif.

Kali Bekasi, lanjutnya, tidak hanya memiliki fungsi sebagai saluran air, tetapi juga menyimpan nilai historis dan ekologis yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan kota. Oleh karena itu, menjaga kebersihan dan kelestariannya menjadi tanggung jawab bersama.

Pemerintah juga menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, terutama di kawasan bantaran sungai yang kerap menjadi titik rawan pencemaran. Tanpa kesadaran kolektif, upaya pembersihan yang dilakukan secara berkala dinilai tidak akan memberikan dampak jangka panjang.

Selain memperbaiki kualitas lingkungan, kegiatan ini juga diarahkan untuk mengurangi potensi banjir yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah Bekasi. Penanaman pohon di bantaran sungai diharapkan dapat membantu memperkuat daya serap tanah sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.

Dengan melibatkan berbagai elemen, Pemerintah Kota Bekasi berupaya menegaskan bahwa isu lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh warga kota.


Romo Kefas
Editor Tim Redaksi

About The Author

  • Related Posts

    Pangkostrad Pimpin Sertijab, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

    Spread the love

    Spread the loveJAKARTA — Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat kembali melakukan penyegaran organisasi melalui serah terima jabatan dan tradisi korps sebagai bagian dari upaya menjaga profesionalisme prajurit di tengah dinamika…

    Dari Teori ke Praktik, Taruna Akmil Uji Kemampuan di Yonbekang 2 Kostrad

    Spread the love

    Spread the loveMALANG, JAWA TIMUR — Rangkaian praktik kerja lapangan Taruna Akademi Militer tingkat III resmi ditutup setelah berlangsung selama delapan hari di Yonbekang 2 Kostrad. Kegiatan ini menjadi bagian…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Filadelfia News

    Pangkostrad Pimpin Sertijab, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

    Pangkostrad Pimpin Sertijab, Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Adaptif

    Dari Teori ke Praktik, Taruna Akmil Uji Kemampuan di Yonbekang 2 Kostrad

    Dari Teori ke Praktik, Taruna Akmil Uji Kemampuan di Yonbekang 2 Kostrad

    Renang Militer Jadi Ujian Fisik, Kostrad Perkuat Profesionalisme Prajurit

    Renang Militer Jadi Ujian Fisik, Kostrad Perkuat Profesionalisme Prajurit

    Air Bersih Jadi Prioritas, Satgas Kostrad Lakukan Aksi Lingkungan di Perbatasan

    Air Bersih Jadi Prioritas, Satgas Kostrad Lakukan Aksi Lingkungan di Perbatasan

    Yonarmed 12 Kostrad Gelar Aksi Kesehatan, Dari Bubur Bergizi hingga Pemeriksaan Warga

    Yonarmed 12 Kostrad Gelar Aksi Kesehatan, Dari Bubur Bergizi hingga Pemeriksaan Warga

    Menjaga Nafas Demokrasi di Tengah Riuhnya Kepentingan

    Menjaga Nafas Demokrasi di Tengah Riuhnya Kepentingan